Partai Konservatif, Uni Demokratik Merkel (CDU) di mana Kanselir Jerman Angela Merkel bernaung telah memenangkan pemilihan negara bagian di Rhine-Westphalia.
Untuk diketahui bahwa Rhine-Westphalia adalah wilayah basis dukungan Demokrat Sosial (SPD). Wilayah ini telah dipimpin oleh SPD sejak tahun 1966.
Wilayah tersebut juga merupakan negara asal Martin Schulz, politisi SPD yang menentang keras Merkel.
CDU memenangkan 33 persen suara dalam pemilihan legislatif negara bagian, dengan Demokrat Sosial 31,2 persen.
Koordinator SPD Hannelore Kraft kehilangan mayoritas karena mitra juniornya, Partai Hijau, hanya menang 6,4 persen. Penantang konservatif Armin Laschet, wakil pemimpin partai Merkel, siap untuk menggantikan Kraft.
"CDU telah memenangkan hati kaum Sosial Demokrat," kata sekretaris jenderal konservatif, Peter Tauber.
Schulz, yang tidak sedang dalam pemungutan suara, mengatakan kepada para pendukungnya di Berlin bahwa ini adalah hari yang sulit bagi kaum Sosial Demokrat.
"Hari yang sulit bagi saya pribadi juga. Saya berasal dari negara di mana kita menghadapi kekalahan yang sangat menyengat hari ini," sebutnya seperti dimuat
The Guardian.
Dia mendesak partai tersebut untuk fokus pada pemilihan nasional September mendatang.
"Kami akan terus berjuang. Hasilnya akan datang pada 24 September," jelasnya.
Sebagai informasi bahwa peringkat nasional SPD melonjak setelah Schulz, mantan presiden parlemen Eropa, dinominasikan pada Januari sebagai penantang Merkel. Namun kekalahan dalam dua pemilihan negara bagian lainnya sejak akhir Maret menorehkan euforia partai tersebut atas pencalonan Schulz.
Hasil SPD dalam pemilihan hari Minggu kemarin, yang terakhir sebelum pemungutan suara nasional, adalah partai terburuk di Rhine-Westphalia Utara sejak perang dunia kedua. Dalam pemilihan kenegaraan sebelumnya, pada 2012, SPD mengalahkan CDU sebesar 39,1 dan 26,3 persen.
Partai Demokrat bebas pro-bisnis memenangkan 12,6 persen suara keras pada hari Minggu setelah sebuah kampanye yang dipimpin oleh pemimpin nasional mereka, Christian Lindner. Hal itu memberi partai tersebut, yang dengannya Merkel memerintah Jerman dari 2009-13, sebuah basis yang solid untuk perjalanannya kembali ke parlemen nasional pada bulan September setelah dikeluarkan empat tahun lalu.
Alternatif nasionalis untuk Jerman menang 7,4 persen, memberikan kursi di legislatif negara bagian ke-13. Pihak oposisi Left kalah sedikit dari 5 persen yang dibutuhkan untuk memenangkan kursi.
[mel]