Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Polri Kumpulkan Bukti Pengajuan Proses Pembubaran HTI

JUMAT, 12 MEI 2017 | 18:25 WIB | LAPORAN:

RMOL. Mabes Polri sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi proses pengajuan pembubaran organisasi masyarakat Hizbut Tahrir (HTI)

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan pihaknya telah menemukan salah satu bukti indikasi HTI yang tidak sejalan dengan Pancasila, yakni video kegiatan HTI yang digelar di kampus di Jawa Barat.

Menurutnya bukti-bukti yang diinvetarisasi pihaknya bakal diberikan ke kejaksaan.


"Video-video kegiatan, laporan tentang kegiatan mereka, dokumentasinya, kita siapkan," ujar Setyo di komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/5).

Lebih lanjut, Setyo juga menghimbau agar pendukung HTI tidak reaksioner terhadap langkah pemerintah untuk membubarkan HTI, sebab sejauh ini proses hukum dalam pembubaran ormas tersebut belum berjalan.

"Kita kan negara hukum, kita tunggu saja prosesnya. Kalau kita tidak mengikuti prosesnya nanti repot," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto menjelaskan langkah pemerintah dalam membubarkan HTI didasari berbagai pertimbangan, serta aspirasi dari masyarakat.

Menurut Wiranto, kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan asas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagaimana diatur dalam UU nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi maysarakat.

Wiranto menilai Aktifitas yang dilakukan HTI nyata-nyata telah menimbulkan benturan di masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat serta membahayakan NKRI. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya