Berita

Miryam

Hukum

Miryam: Saya Protes Kenapa Ditetapkan Sebagai Buron

JUMAT, 12 MEI 2017 | 17:33 WIB | LAPORAN:

Tersangka kasus pemberi keterangan palsu dalam sidang E-KTP, Miryam S. Haryani, memprotes sikap KPK yang menetapkannya sebagai buron alias dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia merasa telah bersikap kooperatif sehingga tidak seharusnya dijadikan buron.

"Saya sebenarnya protes terhadap DPO saja. Kan saya kooperatif kok dimasukin ke DPO," ujar Miryam usai diperiksa di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (12/5).

Mantan anggota Komisi II DPR itu tidak menjelaskan secara rinci apa saja yang ditanyakan penyidik. Namun ia sempat menegaskan bahwa tidak ada pihak mana pun yang menekan dirinya ketika masih diperiksa sebagai saksi.


"Tanya di atas saja," jawabnya sambil berlalu.

Miryam menolak disebut mangkir dari panggilan KPK. Ia mengaku telah memberikan keterangan secara jelas kepada penyidik alasannya tidak hadir.

"Kan sudah ada keterangan surat lewat pengacara saya," pungkas politikus Hanura ini.

Dia menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan KTP elektronik karena dianggap memberikan keterangan palsu dalam persidangan dan menghambat proses penyidikan.

Politikus Hanura itu sempat tidak memenuhi panggilan penyidik KPK pada tanggal 13 dan 18 April 2017. Sempat dilakukan penjadwalan ulang pada 26 April, namun Miryam kembali mangkir hingga akhirnya KPK melaporkan ke polisi dan memasukan Miryam ke DPO.

Tak sampai sepekan, pada Senin (1/5) Miryam ditangkap pihak kepolisian disalah satu hotel di Kemang. Miryam segera diserahkan ke KPK dan ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur cabang KPK. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya