Berita

Ahok

Hukum

Indonesia Terancam Hancur Kalau Pasal Penodaan Agama Dihapus

JUMAT, 12 MEI 2017 | 07:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Pasal Penodaan Agama harus tetap diberlakukan. Karena selain untuk memelihara kerukunan umat beragama, juga cocok dengan karakter bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan pakar hukum Prof. Romli Atmasasmita‏ terkait desakan penghapusan pasal tersebut sejak kasus Basuki T. Purnama bergulir dan semakin kencang setelah Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu divonis dua tahun penjara.

Menurutnya, jika pasal Penodaan Agama dihapus dipastikan bangsa ini justru akan terpecah belah. Karena masing-masing umat beragama boleh saling menista.


"Psl penodaan agama ada sj sdh dilanggar," katanya, seperti dikutip dari akun Twitter-nya @rajasundawiwaha pagi ini.

Lebih jauh, guru besar Universitas Padjadjaran ini menilai, Indonesia perlu pemimpin jujur, cerdik pandai tapi santun dan tidak anti agama.

"Kasus bosnia dn herzegovina hrs jadi contoh buruk perang agama yg hancurkan nasionalisme yugoslavia," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya