Berita

Lukman Edy/net

Politik

Pansus RUU Pemilu Klaim Sudah Libatkan DPD RI Bahas Pansel

RABU, 10 MEI 2017 | 18:08 WIB | LAPORAN:

Panitia Khusus Rancangan UU Penyelenggaraan Pemilu (Pansus RUU Pemilu) mengusulkan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) diseleksi oleh panitia seleksi (Pansel).

Ketua Pansus Pemilu, Lukman Edy, mengatakan aturan terkait itu akan dijabarkan dalam draf RUU Pemilu. Dia memastikan seleksi para bakal "senator" bukan sekadar wacana.

"Ini bukan wacana yang dilemparkan Pansus atau DPR. Tapi ini faktual, ada pembahasan itu di Pansus RUU Pemilu," tegasnya dalam diskusi bertajuk "Usulan Anggota DPD Dipilih oleh Pansel pada RUU Pemilu Bukan Solusi Jitu", di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (10/5).


Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan bahwa pembahasan antara DPR dengan pemerintah tentang usul Pansel itu berlangsung serius di Pansus.

Tapi, dia menepis kabar yang mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tak melibatkan DPD RI dalam pembahasan tersebut. Dalam rapat kerja bersama pemerintah, pihaknya belum mengundang para anggota DPD RI sebab lembaga itu sudah menyampaikan usulan secara tertulis.

"Jadi keliru kalau dikatakan kita enggak pernah undang DPD," tegasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini memastikan bakal mengundang perwakilan DPD RI jika Pansus memerlukan keterangan mereka secara langsung. Dalam surat yang diterimanya pun dinyatakan bahwa DPD siap hadir jika mereka diundang.

"DPD katakan, sampaikan secara tertulis. Kalau ada pembicaraan soal DPD yang memungkinkan Pansus undang, DPD siap. Karena DPD masukkan secara tertulis saja," imbuhnya.

Dalam draf RUU Penyelenggaraan Pemilu yang tengah digodok, akan diatur bahwa gubernur selaku kepala daerah tingkat 1 akan memilih beberapa orang anggota panitia seleksi yang bertugas menyeleksi bakal calon anggota DPD RI. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya