Berita

Hukum

2 Pria Tak Dikenal Menerobos Petugas Bersenjata Di Mako Brimob

RABU, 10 MEI 2017 | 15:12 WIB | LAPORAN:

Dua pria tak dikenal diamankan pihak kepolisian berpakaian bebas setelah mencoba menerobos  Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, dengan sepeda motor.

Ketika itu, di depan pintu masuk tengah berjaga-jaga anggota Brimob bersenjata laras panjang.

Begitu petugas memberi tembakan peringatan ke atas, laju motor yang dikendarai kedua pria itu pun berhenti.


Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono dikonfirmasi menjelaskan, tembakan peringatan terpaksa dilepas karena dua pria nekat itu tetap menerobos masuk.

"Yang bersangkutan melintas disitu, anggota Brimob perintahkan untuk berhenti, tetapi yang bersangkutan tetap lari, kemudian dikejar, diberi tembakan peringatan," ujar Awi kepada wartawan, Rabu (10/5).

Awi menambahkan, saat ini kedua penyusup tersebut tengah diperiksa untuk diketahui motifnya.

"Saat ini masih diperiksa, masih digali tujuannya apa. Mengapa harus menerobos pintu dua," ujar Awi.

Mako Brimob Kelapa Dua diketahui menjadi tempat penahanan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, setelah sempat ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Ahok ditahan usai majelis hakim menjatuhkannya vonis penjara dua tahun atas kasus pidana penodaan agama.

Pengamanan di depan pintu utama Mako Brimob pun mulai diperketat. Bahkan, empat anjing pelacak dari satuan K9 Mabes Polri diterjunkan untuk mengantisipasi kericuhan.

Sejumlah pendukung Ahok juga sudah berdatangan di Mako Brimob sejak pagi tadi. Mereka tampak kompak mengenakan kemeja kotak-kotak, pakaian khas Ahok-Djarot saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Seperti diketahui, Ahok divonis bersalah melakukan penodaan agama sebagaima diatur dalam Pasal 156 huruf a KUHP. Ahok divonis dua tahun penjara dan diperintahkan untuk langsung ditahan. Ahok langsung mengajukan banding atas vonis tersebut.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya