Berita

Hukum

ACTA: Ahok Semingguan Aja Ditahan Di Mako Brimob

RABU, 10 MEI 2017 | 11:57 WIB

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) bisa memahami pemindahan terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari penjara Rutan Cipinang ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok,  Jawa Barat.

"Kepala Rutan buat surat agar dipindahkan ke Mako dan Polri menyetujui untuk dipindahkan. Jadi domainnya Cipinang dan polisi, dikhawatirkan akan timbul gangguan keamanan dan akses masyarakat (yang lewat Cipinang)," kata Ketua ACTA, Kris Ibnu T Wahyud seperti dilansir RMOLJakarta.Com, Rabu (10/5).

Dia menilai Ahok ditahan di Mako Brimob maupun di Cipinang, sama saja. Bedanya di Mako Brimob, Ahok tidak dicampur dengan tahanan kriminal seperti di Cipinang.


"Kita sih pengennya tetap di Cipinang sehingga tak ada perbedaan perlakuan. Kalau mau (di Mako Brimob) sementara, jangan lama-lama lah, sampai semingguan saja palingan. Karena kan demo nggak mungkin sampai lama kan, sampai setiap hari. Nanti minggu depan pindahin lagi," ujarnya.

Hanya, ia mengingatkan kepada para Ahokers tidak bertindak anarkis dan tetap pada koridor hukum. Vonis majelis hakim terhadap Ahok seharusnya diterima legowo.

"Kita pun dari pihak yang buat laporan kalau hukuman hakim bebas atau ringan, kita juga harus terima. Karena kita pasti tempuh jalan yang baik, lewat koridor hukum, karena kita negara beradab," tegasnya.

Krist pun memastikan bahwa ACTA akan terus mengawal kasus penistaan agama ini. Apalagi ada keinginan pihak Ahok untuk mengajukan banding.

"Pasti dong (dikawal). Kita sampai kasasi pun kita kawal, PK pun kita akan terus kawal," tandasnya.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya