Berita

sudirman said-jusuf kalla/net

Politik

Menteri Yang Dipecat Jokowi Ini Pimpin Tim Sinkronisasi Anies-Sandi

RABU, 10 MEI 2017 | 08:58 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan resmi mengumumkan personel Tim Sinkronisasi. Tim yang diisi delapan orang tersebut dipimpin mantan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

Anies mengatakan, nama-nama personel Tim Sinkronisasi merupakan hasil kesepakatan yang terlebih dahulu dikonsultasikan dengan tim inti pemenangan dari unsur Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra. Pengumuman Tim Sinkronisasi itu kata Anies juga sekaligus pembubaran tim pemenangan Anies-Sandi yang dilakukan di DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Selasa (9/5) malam.

"Tim Sinkronisasi bekerja melakukan persiapan selama menunggu pelantikan pada Oktober nanti. Jadi sejak Anies-Sandi dilantik pada hari pertama, keduanya bisa langsung bekerja melayani masyarakat. Jadi kami langsung kerja dan turun ke lapangan. Tanpa perlu persiapan lagi," pungkas Anies melalui siaran pers kepada wartawan, Rabu (10/5).


Adapun delapan anggota didalamnya kata Anies berlatar belakang kalangan profesional dari beberapa bidang. Mereka memiliki tugas utama menyusun referensi dan menerjemahkan program-program dan janji kerja Anies-Sandi ke dalam RAPBD 2018 dan RPJMD 2018-2022.

Anggota dari tim ini, yakni aktivis perempuan Edriana Noerdin, mantan wakil menteri pendayagunaan aparatur negara dan feformasi birokrasi 2011-2014 Eko Prasojo, mantan sekretaris daerah Provinsi DKI Jakarta 2010-2013 Fadjar Pandjaitan, advokat HMBC Rikrik Rizkiyana, pakar tata kota Marco Kusumawijaya, mantan deputi di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) M Hanief Arie Setyanto dan pegiat gerakan sosial dan lingkungan hidup Untoro Hariadi yang merangkap sebagai sekretaris tim.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya