Berita

Politik

Maruarar: Dukungan Gubernur Papua Pada Jokowi Untuk 2019 Sangat Obyektif

RABU, 10 MEI 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dukungan Gubernur Papua Lukas Enembe kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali maju dalam Pilpres 2019 merupakan dukungan yang tulus dan obyektif.

Demikian disampaikan anggota DPR Komisi XI, Maruarar Sirait, yang ikut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja Lintas Nusantara dari Aceh, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, hingga Papua.

"Pak Jokowi selama ini sangat aspiratif kepada rakyat Papua. Jokowi benar-benar membangun Papua, memperhatikan infrastruktur, mewujudkan pemerataan ekonomi dan melakukan program sertifikasi tanah. Maka dukungan itu sangat obyektif," kata Maruarar saat dimintai pendapat terkait dengan dukungan Lukas Enembe beberapa saat lalu (Kamis, 10/5).


Dukungan Lukas Enembe disampaikan langsung dalam pidato selamat datang kepada Presiden Joko Widodo, pada peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (9/5).

"Pada (Pilpres) 2019 kami berharap bapak Presiden Joko Widodo akan melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden RI untuk kedua kalinya," kata Lukas.

Menurut Lukas Enembe, Presiden Jokowi sudah enam kali datang ke Papua selama kepemimpinannya. Perhatian ini belum pernah ditunjukan oleh kepala negara sebelumnya.

"Karena itu, seluruh masyarakat Papua mendukung bapak Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan serta menyelesaikan program yang sudah dikerjakan maupun sementara dilaksanakan," kata Lukas yang juga Ketua DPD Demokrat Papua. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya