Berita

Hukum

Ini Alasan Kapolres Jaktim Belum Bubarkan Pendukung Ahok

SELASA, 09 MEI 2017 | 22:11 WIB | LAPORAN:

RMOL. Ratusan massa pendukung terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama masih menduduki Rutan kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5).

Massa yang sebelumnya diingatkan untuk membubarkan diri pada pukul 18.00 WIB tadi tetap bertahan untuk meminta Ahok berdiri di tengah massa.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo mengatakan pihaknya tidak akan membubarkan paksa massa pendukung Ahok. Alasannya, sebagian besar massa yang menggelar aksi simpatik adalah perempuan.


"Kami masih upayakan persuasif. Kalau kita lihat struktur massanya, ini kan 80 persen ibu-ibu. Jadi dari sisi ini tentunya saya harus melihat dengan kekuatan polisi yang ada, yang dikerahkan hari ini kalau pun itu dibenarkan hanya pada ketidaktertiban," kata dia.

Andry tetap mempersilakan massa menggelar aksi simpatik, namun massa harus tertib dalam mengelar aspirasi. Pihaknya berharap massa pro Ahok bisa bubar dengan sendirinya.

"Mereka akan tertib selesai pada waktu yang mereka sepakati untuk selesai. Lembaga Pemasyarakatan juga bisa aman, kemudian kondisi lalu lintas juga bisa kita jaga terus menerus," pungkasnya.

Sejauh ini massa aksi terus melayangkan orasi untuk membebaskan Ahok dari Rutan. Sesekali massa juga menerikkan lagu-lagu perjuangan dengan mengangkat lilin sebagai simbol perdamaian. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya