Berita

Ilustrasi PKPI/Net

Politik

PKPI Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

SELASA, 09 MEI 2017 | 15:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pancasila merupakan dasar negara yang sudah final dalam menjaga keberagaman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), AM Hendropriyono. Karena itu, tegas AM Hendropriyono, PKPI mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah dalam membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia.

"Karena  organisasi tersebut jelas-jelas menggunakan paham yang bertentangan dengan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara Republik Indonesia," demikian AM Hendropriyono dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 9/5).


Hendro menegaskan, semua organisasi kemasyarakatan yang dalam berazas dan beraktivitas nyata-nyata  bertentangan dengan Pancasila tidak mempunyai hak hidup di bumi Indonesia.

PKP Indonesia, tambah Hendro, akan selalu berdiri kokoh di garda terdepan bersama  pemerintah dan segenap komponen bangsa dalam menegakkan  dan mempertahankan  Pancasila.

"Karena itu PKP Indonesia menyerukan kepada segenap komponen bangsa untuk bersatu melawan siapa pun dan kelompok mana pun yang dalam aktivitasnya nyata-nyata  bertentangan dengan Pancasila," demikian Hendropriyono. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya