Berita

Hukum

Selain Karutan, Menteri Yasonna Juga Pecat Pejabat Ini

SENIN, 08 MEI 2017 | 21:21 WIB | LAPORAN:

Bukan hanya Kepala Rumah Tahanan Sialang Bungkuk Teguh Triahatmanto dan dua anak buahnya yang menjabat kepala pengamanan dan kepala subseksi pelayanan tahanan yang dipecat terkait kaburnya ratusan warga binaan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly juga mencopot Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Pekanbaru Ferdinand Siagian serta Kadiv Pemasyarakatan Mudji Rahardjo dari jabatannya.

"Kakanwilnya dan kadiv pas-nya saya berhentikan. Saya tarik ke Jakarta untuk pembinaan, lalu diganti yang baru," ujar Yasonna saat jumpa pers di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (8/5).

Untuk mengisi jabatan Ferdinand, Yasonna mengangkat Dewa Putu Gede yang sebelumnya menjabat kakanwil Kemenkumham Bengkulu. Sedangkan posisi Mudji disebut belum ada yang pantas dirotasi.


Menurut Yasonna, sanksi tersebut merupakan langkah tegas yang diambil agar tidak ada lagi kejadian serupa di rutan-rutan lainnya. Dia juga sudah meminta kepolisian untuk mengusut dugaan pungutan liar kepada warga binaan di Rutan Sialang Bungkuk.

"Jadi ini yang mau kita sampaikan, ini pesan dari UPT (Unit Pelaksana Teknis) pemasyarakatan, stop. Bertanggung jawab tidak cukup dengan pemecatan tapi juga pembinaan terhadap kadiv pas-nya dan levelnya kita lihat. Ini pelajaran," tegas Yasonna.

Diketahui, sebanyak 448 warga binaan Rutan Sialang Bungkuk melarikan diri ketika akan melaksanakan Sholat Jumat pada 5 Mei lalu dengan cara membobol pintu gerbang. Peristiwa itu menyusul unjuk rasa berujung kerusuhan yang dipicu tuntutan para warga binaan atas kesewenang-wenangan yang dialami. [wah] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya