Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

Pemeriksaan Novel Tunggu Arahan Dokter

SENIN, 08 MEI 2017 | 20:08 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pihak kepolisian dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan kepada Novel Baswedan sebagai saksi korban terkait penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK tersebut.

Koordinasi tersebut bertujuan untuk mencari waktu pemeriksaan yang tepat, mengingat dokter masih memeriksa Novel secara intensif.

"Tentu perlu untuk mendengar dan mendapatkan arahan juga dari pihak dokter ahli yang bertanggung jawab dalam proses perawatan Novel. Sejauh mana proses pemeriksaan dapat dilakukan dan dalam kondisi apa itu bisa lakukan," ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/5).


Meski begitu, lanjut dia, KPK cukup percaya tim yang menangani kasus Novel sepatutnya sudah bisa menemukan pihak-pihak yang diduga melakukan penyiraman air keras tanpa perlu harus melakukan pemeriksaan kepada saksi korban.

"Apalagi dari informasi yang kami dapatkan melalui tim yang mendampingi sebelumnya dihari awal Novel di Jakarta, sudah disampaikan juga ke pihak polri," pungkasnya. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya