Berita

ilustrasi/net

Hukum

Terima Uang Proyek eKTP, Auditor BPKP: Itu Uang Transport

SENIN, 08 MEI 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN:

Auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mahmud Toha Siregar mengaku telah mengembalikan uang Rp 3 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Uang itu, kilah sang auditor merupakan biaya transportasi yang ia terima saat proyek e-KTP dibahas di Kemendagri.

"Pernah saya diberikan (uang) transport tapi itu tidak ada hubungannya dengan hasil audit BPKP," kata Toha saat bersaksi untuk terdakwa korupsi eKTP, Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (8/5).

Toha menjelaskan bahwa uang tersebut diberikan oleh Ketua Panitia Pengadaan, Drajat Wisnu Setyawan. Ia mengaku tak ada tanda terima apa pun saat uang tersebut diberikan kepadanya.

"Tidak ada teken apa pun," tambah Toha.

Toha pun menceritakan dirinya pernah hadir di Kemendagri saat proses review pengadaan proyek e-KTP.

"Tugas saya menelaah jika ada tanya jawab atau tanggapan peserta lelang terhadap pengadaan tersebut," ujar Toha.

Sementara Deputi Bidang Administrasi BPKP Imam Bastari menegaskan ia tak pernah menerima apapun terkait proyek e-KTP.

"Apakah pernah menerima uang atau sesuatu dari Kemendagri?,"tanya jaksa.

"Saya katakan tidak, hubungan kerja saya sebatas profesional,"demikian kilah Imam.[san] 

Populer

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Jurus Anies dan Prabowo Mengunci Kelicikan Jokowi

Rabu, 24 April 2024 | 19:46

Tim Hukum PDIP Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda

Selasa, 23 April 2024 | 19:52

Pj Gubernur Jabar Minta Pemkab Garut Perbaiki Rumah Rusak Terdampak Gempa

Senin, 29 April 2024 | 01:56

Bey Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Haji Jawa Barat

Rabu, 01 Mei 2024 | 08:43

UPDATE

Hadiri Halal Bihalal Ansor, Kapolda Jateng Tegaskan Punya Darah NU

Jumat, 03 Mei 2024 | 06:19

Bursa Bacalon Wali Kota Palembang Diramaikan Pengusaha Cantik

Jumat, 03 Mei 2024 | 06:04

KPU Medan Tunda Penetapan Calon Terpilih Pileg 2024

Jumat, 03 Mei 2024 | 05:50

Pensiunan PNS di Lubuklinggau Bingung Statusnya Berubah jadi Warga Negara Malaysia

Jumat, 03 Mei 2024 | 05:35

Partai KIM di Kota Bogor Kembali Rapatkan Barisan Jelang Pilkada

Jumat, 03 Mei 2024 | 05:17

PAN Jaring 17 Kandidat Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu

Jumat, 03 Mei 2024 | 04:58

Benny Raharjo Tegaskan Golkar Utamakan Kader untuk Pilkada Lamsel

Jumat, 03 Mei 2024 | 04:41

Pria di Aceh Nekat Langsir 300 Kg Ganja Demi Upah Rp50 Ribu

Jumat, 03 Mei 2024 | 04:21

Alasan Gerindra Pagar Alam Tak Buka Pendaftaran Bacawako

Jumat, 03 Mei 2024 | 03:57

KPU Tubaba Tegaskan Caleg Terpilih Tidak Dilantik Tanpa Serahkan LHKPN

Jumat, 03 Mei 2024 | 03:26

Selengkapnya