Berita

Politik

Move On Dari Pilgub DKI, PPP Kini Songsong Pilkada Serentak 2018

SENIN, 08 MEI 2017 | 04:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah kini move on dari Pilkada DKI Jakarta. Bagi mereka, kalah-menang dalam politik itu biasa.

"Menang dan kalah soal biasa. Sudah move on, tidak lagi bicara pilkada DKI Jakarta," jelas Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di arena Islamic Book Fair, JCC, Jakarta, Jumat malam.

Mereka saat ini sedang bersiap menghadapi Pilkada serentak 2018. Apalagi jumlah daerah dalam Pilkada 2018 lebih banyak. Yaitu, 171 daerah dibanding pilkada 2017 101 daerah.


Terlebih, Pilkada 2018 ini diikuti lima provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Yaitu, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera utara, Sulawesi Selatan.

"Saya kira 2018 lebih raksasa," jelas Romy, sapaan akrab politikus PPP ini.

Sebagaimana diketahui, PPP pada Pilkada DKI Jakarta mengusung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. Sementara pada putaran kedua, menyerahkan sepenuhnya kepada DPW PPP DKI Jakarta.

"Kita mengatakan bahwa urusan DPP sudah dipakai haknya pada putaran pertama. Kita tidak ada kewajiban secara formil untuk tanda tangan ini, tanda tangan itu. Sudah selesai. Makanya kita kasih kesempatan kepada DPW berkomunikasi kepada siapa merasa nyaman," tandasnya.

PPP DKI sendiri sempat akan mendeklarasikan mendukung Ahok-Djarot di putaran kedua. Namun, deklarasi itu batal. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya