Berita

Hukum

Mengapa Presiden Tak Panggil DPR Bahas Angket KPK?

MINGGU, 07 MEI 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN:

RMOL. Presiden Joko Widodo dikritik. Langkahnya memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), baru-baru ini dirasa belum cukup untuk meredam polemik hak angket yang diusulkan DPR RI.

"Setelah kemarin (presiden) panggil KPK ke istana, seharusnya juga panggil DPR. Presiden harus bisa menjadi penengah," jelas Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti dalam diskusi yang bertajuk Hak Angket DPR dan Komitmen Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Minggu (7/5).

Bivitri menegaskan, dukungan presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi oleh KPK seharusnya jangan cuma dalam omongan.


"Seharusnya presiden juga melakukan komunikasi dengan parpol - parpol (partai politik) terkait hak angket ini," tegasnya.

"Yang menarik untuk kita lihat, presiden mendukung sepenuhnya langkah KPK. Namun PDIP selaku pengusungnya malah menjadi salah satu pendorong hak angket." [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya