Berita

Net

Politik

Kepentingan Politik Di Balik BLBI

KAMIS, 04 MEI 2017 | 22:44 WIB | LAPORAN:

Dibukanya kembali kasus pengemplangan dana bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut sarat kepentingan politik.

Menurut pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun, hal itu sangat aneh. Pasalnya, dari sekian banyak kasus skandal korupsi kenapa KPK hanya membuka skandal BLBI.
 
"Banyak pihak yang terkait kasus ini, mengapa KPK pilih kasus BLBI. Kan penjelasan rasional itu penting, itu yang tidak saya dengar dari KPK, penjelasan publik itu penting," katanya usai menghadiri diskusi di kawasan SCBD, Jakarta (Kamis, 4/5).


Untuk itu, Ubedilah menyarankan agar KPK tidak membuat langkah hukum yang memungkinkan ditafsirkan sebagai bagian dari kepentingan politik.

"KPK sebagai penegak hukum jangan memungkinkan tafsir, prosesnya harus pakai data," ujarnya.

Dia pun menilai bahwa KPK telah dipengaruhi oleh tekanan-tekanan publik. Seperti banyaknya kasus-kasus yang ditangani oleh KPK diketahui oleh masyarakat luas.

"Kasus-kasus save KPK itu terlalu banyak. Artinya bahwa optimisme dalam penegakan hukum dipengaruhi oleh sejauhmana rakyat ikut berpihak," demikian Ubedilah. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya