Berita

Net

Politik

Tarif Listrik Naik, Jokowi Menambah Beban Rakyat

KAMIS, 04 MEI 2017 | 19:37 WIB | LAPORAN:

Kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf kalla (Jokowi-JK) menaikkan tarif dasar listrik 900 Volt Ampere (VA) hingga 143 persen dengan perhitungan 1.352 per KWH pada Mei 2017 menjadi bukti ketidakberpihakan pada rakyat kecil.

Pasalnya, jika hanya karena alasan klasik tidak tepat sasaran. Seharusnya permasalahan teknis seperti itu yang diperbaiki adalah manajemen bukan malah mencabut subsidi.

"Kenaikan tarif dasar listrik di tengah kondisi ekonomi yang sulit akan sangat memberatkan masyarakat menengah ke bawah. Padahal, seharusnya pemerintah mengupayakan agar masyarakat kelas bawah naik menjadi masyarakat menengah, namun yang terjadi di era pemerintahan Jokowi-JK ini justru sebaliknya," jelas pemerhati politik Jajat Nurjaman kepada wartawan, Kamis (4/5).


Menurutnya, kebijakan tidak pro rakyat seperti ini akan memicu pergolakan baru di masyarakat karena dampak dari kenaikan tarif listrik akan sangat luas. Masyarakat tidak hanya dipaksa harus mengeluarkan biaya lebih untuk membayar tagihan listrik tapi dampak dari kenaikan listrik bisa jadi akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan lain. Tidak hanya usaha kecil, masyarakat juga dapat terancam gulung tikar yang tentunya akan semakin menambah beban masyarakat.

"Sebagai pemimpin tertinggi, seharusnya Jokowi paham kondisi masyarakat yang sedang sulit. Dengan seringnya mengeluarkan kebijakan tidak pro rakyat seperti ini, saya kira sudah tidak layak lagi Jokowi disebut pemimpin wong cilik. Nyatanya di bawah kepemimpinan Jokowi bukan kesejahteraan yang diterima rakyat tetapi malah menambah beban hidup rakyat," tegas Jajat yang juga direktur eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy Indonesia (NCID). [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya