Berita

Andi Narogong/RMOL

Hukum

Andi Narogong Diperiksa Untuk Buktikan Kebohongan Miryam

KAMIS, 04 MEI 2017 | 18:22 WIB | LAPORAN:

Tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP Andi Agustinus diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pemberi keterangan palsu, Miryam S Haryani, hari ini (Kamis, 4/5). Kesaksian Andi dibutuhkan untuk memperkuat keyakinan bahwa kesaksian bohong Miryam saat persidangan telah melanggar pasal 22 UU Tipikor.

"Kami ingin membuktikan bahwa memang sejumlah keterangan yang disampaikan (Miryam) di persidangan tersebut memang memenuhi pasal 22. Ada indikasi keterangan tidak benar (bohong) yang disampaikan Miryam di pengadilan," kata jurubicara KPK, Febri Diansyah di Kantornya.

Febri menjelaskan, penyidik perlu melakukan klarifikasi atas beberapa informasi yang dulu pernah disampaikan Miryam ketika menjadi saksi dalam proses pemeriksaan Irman dan Sugiharto.


"Karena kita tahu di pengadilalan diajukan pencabutan BAP dan sebagian informasi dari berita acara itu perlu kami klarifikasi lebih lanjut pada saksi yang lain," tambahnya.

Meski begitu, penyidik KPK belum bisa memastikan apakah Andi Agustinus mengetahui siapa saja pihak yang menekan Miryam hingga harus memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

"Belum sampai di ke sana pemeriksaannya. Kita fokus dulu untuk membuktikan pasal 22," pungkas Febri.

Andi Agustinus atau Andi Narogong merupakan tersangka ketiga dalam korupsi proyek pengadaan KTP elektronik. Ia disangka turut berperan dalam pembagian uang ke sejumlah pihak. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya