Berita

Fahri Hamzah/RM

Hukum

KPK Jangan Panik, Angket Hanya Untuk Kontrol dan Pengawasan

KAMIS, 04 MEI 2017 | 17:05 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pengguliran angket ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak salah sasaran.

Begitu ditegaskan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, di Jakarta, Kamis (4/5).

"Kalau bicara KPK kan bukan yudisial tapi ekstra yudisial. Bahkan, kita lihat perilaku KPK membuat SOP selevel UU, itu ada seolah kewenangan legislatif,” jelasnya.


Sebelumnya, banyak yang menyebut angket ini salah sasaran karena KPK penyelenggara negara, bukan pejabat negara.

Fahri menegaskan, angket KPK sengaja dilakukan untuk mengontrol kinerja lembaga antirasuah. "Ini harus diawasi karena dia menggunakan uang dan kewenangan,” sebutnya.

Fahri meminta KPK tidak terlalu panik dan terlihat seperti lembaga politik. "Santai aja, KPK suruh tenang dikit, nggak usah bingung kayak lembaga politik, bilang ‘terima kasih kepada fraksi yang tidak mendukung angket’. Apa itu begitu, eh jangan dong. Anda katanya independen, jangan ngomong politik, diem. Dia sih begitu orangnya haha,” ujarnya sambil tertawa.

Hasil temuan angket ini disebutnya dapat direkomendasikan ke pemerintah. "Oh banyak, bisa ke mana-mana, tergantung temuan. (Bisa ke pemerintah), tergantung temuan,” terangnya. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya