Foto: RMOL
Foto: RMOL
Menurut osiolog dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar, dalam prespektif sosiologis, hukum dibuat untuk melindungi masyarakat dari ketidakadilan serta memberi efek jera pelaku kejahatan. Namun untuk kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki, tuntutan yang diminta jaksa tidak memenuhi kedua aspek tersebut.
"Para pakar hukum pidana dan masyarakat madani berkeyakinan bahwa tuntutan JPU tidak lazim, muaranya adalah untuk membebaskan Ahok dari hukuman sebagai penista Alquran," ujar Ibnu dalam seminar nasional KAHMI dengan tema 'Upaya Penegakan Hukum dan keadilan Menyongsong Putusan Sidang Penista Agama' di sekretariat KAHMI, Jakarta Selatan, Kamis (4/5).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00
Senin, 12 Januari 2026 | 23:31
Senin, 12 Januari 2026 | 23:23
Senin, 12 Januari 2026 | 23:21
Senin, 12 Januari 2026 | 23:07
Senin, 12 Januari 2026 | 23:00
Senin, 12 Januari 2026 | 22:44
Senin, 12 Januari 2026 | 22:20
Senin, 12 Januari 2026 | 22:08