Dadang Rusdiana/Net
Dadang Rusdiana/Net
Penggunaan hak angket KPK oleh DPR dianggap sebagian pihak sebagai upaya untuk menghalang-halangi KPK untuk mengungkap kasus korupsi pengadaan e-KTP yang diperkirakan telah merugikan negara senilai Rp 2,3 triliun. Hak itu diusulkan oleh beberapa fraksi, salah satunya yakni Fraksi Partai Hanura.
Dimintai tanggapannya, Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR RI, Dadang Rusdiana mengaku pihaknya sama sekali tidak pernah bermaksud untuk menghalang-halangi kerja KPK. Pasalnya menurut dia, apa yang dilakukan oleh DPR telah sesuai dengan UU.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 14:15
Senin, 27 April 2026 | 14:07
Senin, 27 April 2026 | 14:06
Senin, 27 April 2026 | 13:59
Senin, 27 April 2026 | 13:46
Senin, 27 April 2026 | 13:43
Senin, 27 April 2026 | 13:36
Senin, 27 April 2026 | 13:35
Senin, 27 April 2026 | 13:30