Berita

Politik

Ketua MPR: Pemuda Muhammadiyah Sudah Berhasil Jadi Kelompok Penekan

RABU, 03 MEI 2017 | 09:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Berbagai kiprah yang dijalankan Pemuda Muhammadiyah mendapat pujian dari masyarakat luas, termasuk Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Ketua Umum DPP PAN ini mengaku bangga atas berbagai peran organisasi otonom Muhammadiyah tersebut.

"Selamat Milad untuk Pemuda Muhammadiyah. Saya bangga dengan Ketua Umum, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan kawan-kawan," katanya dalam acara Milad ke-85 Pemuda Muhammadiyah tadi malam.


Dalam testimoni yang ditayangkan lewat sebuah video, dia berharap Pemuda Muhammadiyah menjadi kelompok penekan.

Dalam sambutannya, dia mengakui, harapannya tersebut sudah terealisasi.

"Tadi saya sampaikan agar Pemuda Muhammadiyah menjadi pressure group atau kelompok penekan. Itu sudah dilakukan oleh Ketua Umum kita," ujarnya.

Terbukti, dari cerita yang ia dengar terkait pertemuan Presiden Joko Widodo dengan tokoh agama dan pimpinan ormas Islam beberapa waktu lalu. "Yang muda cuma satu orang, yaitu Dahnil," bebernya.

Dalam pertemuan itu, kata Zulhas, Presiden meminta pendapat para tokoh agama kalau para taipan membantu ormas Islam. Semua para tokoh tersebut menyambut baik, bahkan ada yang menyampaikan lebih cepat lebih baik.

"Cuman 1 yang keras, namanya Dahnil Anzar Simanjuntak," katanya, yang langsung disambut tepat tangan hadirin.

Bahkan, dia menambahkan, dirinya juga termasuk orang yang tertekan. Sambil bergurau dia menyampaikan, PAN menolak hak angket KPK karena takut kepada Pemuda Muhammadiyah.

"Saya tertekan betul. Bagaimana tidak, Dahnil aktivis pembela KPK nomor 1. Coba kalau (PAN) dukung (hak angket KPK), bisa tidak dipanggil lagi saya. Karena itu kita menolak keras Hak Angkat KPK," tegasnya, lagi disambut gemuruh para peserta yang hadir. [zul]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya