Memasuki musim kedua Indonesian Sentul Series of Motorspot (ISSOM) di pebalap nasional, team Extrajoss Blend, Uki Ifwa tampil gemilang di kelas 1400 CC ITCC.
Dia opun optimistis mampu merebut juara umum tahun ini.
Dari dua seri yang sudah berlangsung semuanya direbut driver Jawa Barat ini. Termasuk saat mengarungi seri kedua di Sirkuit Sentul Bogor Ahad lalu (30/4).
Uki menempatkan mobil balapnya pada urutan pertama. Bahkan walau hanya menunggangi Honda Brio 1300 cc, Uki meninggalkan mobil balap yang CC-nya lebih tinggi dari mobil balapnya.
Diakuinya, sempat ada beberapa mobil Honda Jazz dan Suzuki yang
swift yang mencoba menguntit kendaraan Uki. Untung Uki pun menjaga konsistensi dan ritme mobil Brio-nya.
"Saya harus berhadapan dengan mobil yang CC-nya 1500 hingga 1600 CC. Namun saya menuruti kata mentor saya dengan melakukan dengan mengencangkan di tiap tikungan dan memajukan di tiap titik pengereman," terang Uki menjelaskan bagaimana menyiasati agar laju mobilnya selalu di depan di kelas ITCC.
Kekalahan Uki di kelas Honda Jazz Speed Chalenge (HJSC) 1500 cc, karena mengalami kendala di
speed dan
power akhirnya terbalaskan pada kelas ITCC 1400 CC. Pebalap Nasional asal Jabar ini, menempatkan rivalitasnya, Irfan Fauzi di urutan kedua dan ketiga Muhammad Akbar Hutasuhut.
"Saya bersyukur sekali bisa memimpin di kelas ITCC 1400 CC. Kondisi mesin mobil Brio saya berada pada kondisi yang prima, sehingga baik pada trek lurus dan tikungan, mobil saya bisa melampaui pebalap lainnya," ucap Uki Ifwa saat ditemui, Selasa pagi (2/5).
Di kelas rising star Honda Jazz Speed Chalenge (HJSC) 1500 CC, Uki Ifwa berada pada posisi kelima. Uki sempat berada di urutan ketiga di awal balap, namun, mobil Uki mengalami kendala di speed dan power dibanding pebalap
Sayang posisi tiga besar hanya berumur lima lap. Setelah itu dia tercecer dan kembali di urutan kelima.
"Di kelas HJSC, mungkin saya perlu lebih banyak lagi dalam pengembangan kendaraan. Termasuk juga dari tekhnik menyetir dan settingan pas dari mekanik timuntuk seri yang akan datang," jelasnya.
Secara klasemen Uki masih memimpin di kelas Kejurnas ITCC 1400 CC. Sedang di kelas 1500 CC, Uki berada di klasemen keempat.
"Untuk kelas HJSC, ada
driver yang di seri pertama berada di atas saya, tidak
finish di seri kedua. Secara point saya masih lebih leading di atas dia," tuntas Uki.
Seri ketiga akan berlangsung Juli mendatang di Sentul. Uki pun yakin berjaya kembali.
"Kalau performa kendaraan Brio saya tetap prima, saya dapat juara di kelas 1400 cc tahun 2017," pungkas Uki.
[wid]