Berita

Zulhas/Net

Politik

Ketum PAN Heran Ada Partai Pemerintah Ajukan Angket

MINGGU, 30 APRIL 2017 | 21:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku heran dengan sikap fraksi partai-partai pendukung pemerintah yang mendukung penggunaan hak angket kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Padahal dukungan yang diberikan PDIP, Hanura, dan Nasdem itu akan berujung pada hak menyatakan pendapat kepada presiden.

"Hak angket itu pada akhirnya menyatakan pendapat kepada presiden. Lah kan aneh kalau partai pemerintah usul hak angket. Aneh betul, semua ini akan jadi pertanyaan bagi publik. Apalagi kalau dilakukan partai pendukung, partai pemerintah," ujar Zulkifli saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Minggu (30/4).


Namun begitu, ia tidak melarang anggota Fraksi PAN untuk menyatakan dukungan terhadap pengajuan hak angket tersebut, seperti yang dilakukan oleh Daeng Muhammad. Kata dia, tidak sanksi bagi anggota yang mendukung hak angket itu.

Tetapi, Zulkifli memastikan bahwa Fraksi PAN tidak akan mengirim orang untuk ikut dalam panitia hak angket yang akan diajukan ke presiden.

"Tidak usah kirim orang," tegas ketua MPR RI itu. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya