Berita

Bisnis

KASUS SKL BLBI

KPK Tak Perlu Sungkan Periksa Mega, Di Korsel dan Filipina Mantan Presiden Pun Dipenjara

SABTU, 29 APRIL 2017 | 02:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk tidak sungkan memeriksa mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dalam kasus Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Kalau memang ada indikasi kuat bahwa Mega terkait dengan kasus yang merugikan negara ratusan triliun rupiah ini, maka KPK harus memanggil dan meminta keterangan dari Mega.

“Jangan sungkan dengan Soekarnoputri di belakang namanya. Kalau memang bersalah, ya harus dinyatakan bersalah,” ujar Rachma dalam perbincangan Jumat malam (28/4).


“Bonggol dari kasus ini adalah Inpres 8/2002 yang ditandatangani Mega,” sambungnya.

KPK tengah menintesifkan pengusutan kasus BLBI dan telah menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPNN) Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai tersangka.

“KPK perlu belajar dari Korea Selatan. Park Geun-hye jatuh karena memberikan keuntungan pada orang dekatnya, dan kini ditahan. Mantan Presiden Filipina, Gloria Macapagal Aroyyo, malah sudah lebih dahulu dipenjara karena kasus korupsi,” ujarnya lagi. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya