Berita

Net

Politik

Amien Rais Dkk Desak Komnas HAM Panggil Presiden Jokowi

SABTU, 29 APRIL 2017 | 00:25 WIB | LAPORAN:

Aktivis sekaligus advokat senior Eggi Sudjana mendesak Komnas HAM untuk memanggil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui DPR.

Eggi mengatakan, hal itu perlu dilakulan sebagai pembuktian kredibilitas Komnas HAM.

"Komnas HAM harus panggil Presiden (Jokowi) melalui DPR. Istilahnya, 'Test the Water', Komnas HAM dianggap atau tidak," tutur Eggi saat mendatangi Komnas HAM, Jumat (28/4).


Eggi datang bersama Amien Rais, Faizal Assegaf, Anhar Nasution, Ustadz Ansufri ID Sambo, Achmad Michdan serta para tokoh Ormas Islam yang tergabung dalam Presidiun Alumni 212.

Mereka mendesak Komnas HAM pengungkap keterlibatan aktor intelektual atas kekejian, teror dan kriminalisasi ulama dan aktivis, akhirnya sampai ke Komnas HAM.

Kedatangan mereka disambut oleh dua komisoner Komnas HAM, Natalius Pigai dan Hafidz Abbas. Hafidz menjamin independensi Komnas HAM dalam menyikapi laporan tersebut.

"Komnas HAM baru saja dapat akreditasi A. Jadi kiblat bangsa lain, karena independensinya," jamin Hafidz.

Sementara itu, Natalius Pigai menyampaikan, kalau pihaknya akan melakukan rapat membahas pembentukan tim investigasi yang diminta para tokoh tersebut. Namun, pihak Komnas HAM belum menerima laporan resmi dan bukti dari alumni 212 itu.

"Pembentukan ini penting karena untuk memastikan keadilan bagi mereka yang menjadi korban dan kepastian hukum dan HAM bagi negara ini. Jadi minggu depan hari Selasa tolong sampaikan kronologinya," timpal Pigai. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya