Berita

Tito Karnavian/Net

Politik

Kemampuan Diskresi Anggota Kurang, Kapolri Tegur Kalemdiklat

JUMAT, 28 APRIL 2017 | 09:47 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui, banyak anggotanya di lapangan paham tentang diskresi. Tapi tidak paham dengan prakteknya.

"Paling penting pertama adalah kemampuan menilai, kedua menentukan opsi tindakan, ketiga mengambil keputusan agar bisa menjaga kepentingan umum," pesan Tito dalam sambutannya saat memimpin serah terima jabatan enam Kapolda di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/4).

Kemampuan diskresi yang kerap menjadi blunder itu pun membuat Tito geram. Pada kesempatan itu, alumni terbaik Akpol 1987 itu bahkan menegur Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Kalemdiklat) Polri Komisaris Jenderal Moechgiyarto.


Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengingatkan Kalemdiklat Polri, agar bisa mengutamakan diskresi dalam pembelajaran ke anggota.

"Kalau perlu koordinasi dengan Asrena (Asisten Perencanaan dan Anggaran) di setiap Polres seminggu sekali latihan real menghadapi situasi tertentu. Sehingga kalau razia tahu seperti apa yang harus dilakukan," imbau mantan Kadensus 88 Antiteror itu

Latihan itu, lanjut Tito, juga berlaku untuk Kapolda jajaran. Dengan pelatihan, Tito berharap anggotanya dapat menentukan tindakan terukur yang seharusnya diambil.

"Jangan sampai berlebihan padahal tidak ada ancaman apa-apa terhadap publik," pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya