Berita

Bisnis

Pemerintah Targetkan Bangun Satu Juta Rumah Bagi MBR

SELASA, 25 APRIL 2017 | 15:27 WIB | LAPORAN:

Untuk mewujudkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah sendiri, pemerintah menargetkan membangun satu juta rumah dalam kurun waktu lima tahun hingga 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan kembali oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin dalam Seminar Nasional Sejuta Rumah Untuk Rakyat yang diselenggarakan Masyarakat Peduli Perumahan dan Pemukiman Indonesia (MP3I) di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Selasa, (25/4).

Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik pada tahun 2015, terdapat 11,8 juta keluarga di Indonesia belum memiliki rumah. Angka tersebut turun dibandingkan tahun 2010 yakni 13,5 juta keluarga.


Sedangkan rumah yang tak layak huni tercatat masih sebanyak 3 juta rumah.

"Dilatarbelakangi kondisi ini pemerintah menargetkan kurun waktu 5 tahun dapat dibangun satu juta rumah dan peningkatan kualitas 1,5 juta rumah tak layak huni," kata Syarif, yang hadir mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Apalagi program tersebut telah dicanangkan Presiden Jokowi pada tahun 2015 silam. Program ini merupakan gerakan bersama antara pemerintah dan pengembang dalam mengembangkan hunian yang layak dan terjangkau.

MP3I diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan MBR serta untuk mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam implementasi kebijakan ini.

"Kita ingin cari solusi paling cepat bersama asosiasi pengembang untuk membangun pemukiman yang layak huni dan murah," demikian Syarif. [zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya