Berita

Jusuf Kalla/Net

Politik

JK: Ketimpangan Ekonomi Indonesia Bahaya Besar

SENIN, 24 APRIL 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kongres ekonomi umat yang digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) diapresiasi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menurut JK, diadakannya kongres ini lantaran adanya keresahan dan kekhawatiran mengenai masalah ekonomi Indonesia, salah satunya mengenai ketimpangan ekonomi.

Kongres yang digagas MUI ini merupakan niat nyata yang akan ditindaklanjuti pemerintah.


"Saya yakin mulai dari bapak presiden sampai peserta telah mengungkapkan banyak hal mengenai kenyataan dan kekhawatiran. Dari hal itu, tentu harus mencari langkah yang baik dalam mengatasinya," ujar JK dalam sambutan penutupan kongres ekonomi umat di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (24/4).

JK sadar betul ketimpangan ekonomi di Indonesia yang menjadi sorotan kongres bakal menjadi bahaya besar. Apalagi, Indonesia merupakan negara multietnis yang berbeda dengan negara lain seperti, Turki, Thailand dan Filippina yang tidak memiliki masyarakat multietnis seperti Indonesia.

"Di sini (Indonesia) berbeda. Jadi, lebih cepat menimbulkan masalah kalau tak ditangani," ujarnya.

JK mendorong masyarakat untuk mau terjun ke dunia. Sebab, usaha merupakan salah satu upaya dalam memperkecil angka ketimpangan ekonomi.

Karenanya, lanjut JK, generasi muda harus didorong berwirausaha agar bisa bersaing dengan masyarakat eropa.

"Kita harus berusaha berbuat yang terbaik agar ekonomi tumbuh dan bisa dinikmati bersama. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti menumbuhkan minat untuk masuk dalam dunia usaha, memberikan semangat kepada pemuda untuk mau berusaha, agar bisa bersaing dengan orang eropa," tandasnya. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya