Berita

Foto/Net

Bisnis

Investasi Amerika Serikat Lebih Besar Dibanding Arab Saudi

SENIN, 24 APRIL 2017 | 09:52 WIB | LAPORAN:

. Kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence ke Indonesia beberapa waktu lalu membawa banyak kerja sama dan investasi bagi Indonesia. Pemerintah RI dan Pemerintah AS menandatangani 11 perjanjian kerja sama bisnis di bidang energi dan pertahanan.

Salah satunya adalah ExxonMobil yang bekerja sama dengan Pertamina untuk memasok gas alam cair.

Wapres AS Mike Pence mengatakan, MoU yang ditandatangani itu mencerminkan besarnya ketertarikan perusahaan AS untuk berinvestasi di Indonesia.


Investasi Amerika di Indonesia mencapai Rp. 133 triliun. Ini lebih besar dibanding investasi Arab Saudi saat kunjungan Raja Salman sebesar Rp. 93 triliun.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Roeslan P Roslani mengatakan ini menjadi investasi terbesar AS sepanjang sejarah di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir investasi AS hanya sebesar Rp. 13,3-17,3 triliun atau USD 1,3 miliar.

"Kita juga mendorong AS investasi di bidang lain seperti distribusi film dan industri kreatif," kata Rosan di Jakarta, Senin (24/4).

Kadin Amerika Serikat yakni American Chambers memang sudah ada di Indonesia sejak 1971. Wapres AS Mike Pence mengatakan, jumlah investasi yang telah ditanamkan AS di Indonesia lebih besar ketimbang gabungan di Tiongkok, India dan Jepang.

"Ini menjadi tanda perkembangan ekonomi untuk AS dan negara-negara partner kami termasuk Indonesia. Kami harap ini bisa jadi fondasi untuk kerja sama lainnya,” tutur Pence.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, investasi AS di Indonesia bukanlah hal baru.

"Hubungan kita dengan negara suatu negara ini agar ekonomi lebih baik dan meningkatkan investasi. Mereka sudah banyak investasi di migas," ucap JK. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya