Berita

Ilustrasi/net

Nusantara

GP Ansor Bogor Juga Tolak Forum Khilafah Internasional

SABTU, 22 APRIL 2017 | 14:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Informasi rencana kegiatan International Khilafah Forum (Forum Khilafah Internasional) oleh Hizbut Tahrir Indonesia tidak cuma mendapat penolakan di DKI Jakarta, tetapi juga di Kabupaten Bogor.

Organisasi yang menolak pun sama, yaitu Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor). Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bogor menolak kegiatan dan kampanye apapun yang mengatasnamakan serta menyebarkan gagasan khilafah.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor, Kai Abdullah Nawawi, menegaskan, bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah final dan tak bisa ditawar-tawar.


"Jangan sampai melukai jasa para ulama dan pahlawan yang sudah mati-matian berjuang menegakkan NKRI dengan pengorbanan yang sangat banyak," kata dia, dikutip dari RMOL Jabar, Sabtu (22/4).

Menurutnya, komitmen Ansor itu sudah disampaikan dalam koordinasi dengan Kepolisian dan TNI beberapa waktu lalu.

"Kami bukan anti Islam, jangan samakan Islam dengan khilafah. Ini Indonesia, yang sudah memiliki sistem yang dirancang oleh para negarawan yang di dalamnya banyak sekali ulama terlibat," tegas Abdullah.

Dia menambahkan, jika pro khilafah mengatakan demokrasi tak bersumber dari Al Quran, maka demikian pula sistem khilafah yang mengedepankan sistem monarki absolut.

"Kami menolak kegiatan Masirah Panji Rasulullah dan International Khilafah Forum di Kabupaten Bogor," tegasnya.

Sebelumnya, tersiar kabar bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan menggelar Masirah Panji Rasulullah di berbagai kota besar di Indonesia. Salah satunya, International Khilafah Forum yang akan diselenggarakan pada Minggu (23/4) di Aula Khadijah Masjid Az-Zikra, Bukit Sentul, Kabupaten Bogor.

"Kami meminta kepada DKM Masjid Az-Zikra untuk membatalkan kegiatan yang ingin memperkeruh masyarakat dan merobek tenun kebangsaan dan kami akan pertahankan NKRI dan Pancasila, atas dasar menjaga hasil perjuangan para ulama kita. Polres Bogor jangan memberikan izin," pungkasnya.

Diberitakan beberapa waktu lalu, Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor DKI Jakarta juga menolak pelaksanaan Forum Khilafah Internasional yang akan digelar besok (Minggu, 23/4).  

Dalam foto undangan yang tersebar luas, disebutkan bahwa penyelenggara acara itu adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kegiatan akan dilaksanakan di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta.

Ketua PW GP Ansor DKI, Abdul Aziz, mengatakan, pihaknya menolak tegas rencana kegiatan itu dan berjanji akan membubarkan acara bila aparat kepolisian tak bertindak. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya