Din Syamsuddin/net
Din Syamsuddin/net
"Ujaran kebencian yang ditebarnya dari Kepulauan Seribu, September tahun lalu, merupakan bentuk intoleransi dan anti kebhinekaan yang nyata. Jika dibiarkan, potensial mengganggu kerukunan antar umat beragama dan antar etnik di negara Pancasila yang ber-Bhinneka Tunggal Ika," kata cendekiawan Islam, Din Syamsuddin, dalam keterangan tertulis (Sabtu, 22/4) .
Din menyatakan, tindakan penistaan seperti yang dilakukan Ahok harus diamputasi melalui penegakan hukum yang berkeadilan dan memenuhi rasa keadilan rakyat.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06
UPDATE
Senin, 26 Januari 2026 | 07:57
Senin, 26 Januari 2026 | 07:38
Senin, 26 Januari 2026 | 07:21
Senin, 26 Januari 2026 | 07:06
Senin, 26 Januari 2026 | 06:50
Senin, 26 Januari 2026 | 06:18
Senin, 26 Januari 2026 | 06:02
Senin, 26 Januari 2026 | 05:40
Senin, 26 Januari 2026 | 05:10
Senin, 26 Januari 2026 | 05:05