Berita

Marine Le Pen/net

Dunia

Trump: Serangan Teroris Di Paris Akan Membantu Le Pen

SABTU, 22 APRIL 2017 | 08:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Serangan teroris yang membunuh seorang polisi di Paris pada Kamis malam lalu akan menguntungkan pencalonan kandidat presiden dari kubu nasionalis kanan, Marine Le Pen.

Serangan itu terjadi Kamis malam (20/4), tiga hari menjelang putaran pertama Pemilihan Presiden Perancis yang akan digelar pada Minggu besok (23/4).

Aparat keamanan Paris menembak mati pelaku, yang diklaim oleh kelompok teroris ISIS sebagai salah satu pejuangnya, setelah sebelumnya ia menembak mati seorang polisi Perancis dan melukai dua orang lainnya di Champs Elysees Paris


Penembakan itu mendorong tensi keamanan nasional ke level paling tinggi, apalagi Perancis akan melaksanakan agenda politik yang sangat besar pada Minggu besok.

Marine Le Pen adalah kandidat yang menjanjikan kontrol lebih ketat di sektor imigrasi dan penjagaan perbatasan yang lebih ketat untuk mengalahkan "teroris Islam".

Le Pen, dipandang sebagai tokoh yang paling tegas dalam hal keamanan nasional jika dibandingkan tiga kandidat terkuat lainnya. Ia meminta Perancis untuk segera merebut kembali kendali perbatasan dari Uni Eropa dan mendeportasi semua warga asing yang dicurigai terlibat terorisme.

Setelah serangan itu terjadi, Le Pen menegaskan bahwa aksi terorisme terhadap Perancis belum berhenti dan tak kenal ampun. Ia menyebut pemerintahan sosialis yang masa kepemimpinannya akan segera berakhir, beserta penerus sayap kirinya, telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang semakin melemahkan kepentingan keamanan nasional.

Komentar juga datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Diwawancara Associated Press pada hari Jumat kemarin, Trump berpendapat bahwa serangan tersebut "mungkin akan membantu" Le Pen karena dia adalah kandidat yang paling keras berbicara soal apa yang sedang terjadi di negeri Eiffel itu.

Trump tidak secara eksplisit mendukung Le Pen, tapi dia yakin serangan tersebut akan mempengaruhi bagaimana suara orang Perancis pada hari Minggu esok.

Penembakan di Champs Elysees pada Kamis lalu itu adalah yang terburuk sejak serangkaian serangan militan teroris di Perancis sejak tahun 2015, di mana lebih dari 200 orang telah terbunuh.

Tahun lalu, serangan truk menabrak kerumunan Hari Bastille di Nice dan menewaskan lebih dari 80 orang. November 2015, serangan terkoordinasi berlangsung di ruang konser Bataclan dan tempat-tempat lain di Paris, yang menewaskan sekitar 130 orang. Belum lagi serangan-serangan lain yang lebih kecil.

Namun, beberapa serangan itu dianggap tidak berdampak luas terhadap isu-isu seputar Pilpres.

Jajak pendapat tahun ini secara konsisten menyimpulkan bahwa para calon pemilih menilai isu pengangguran dan kepercayaan terhadap politisi sebagai isu yang lebih besar. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya