Berita

Basuki Purnama/net

Politik

Para Pendukung Diminta Berhenti Kultuskan Ahok

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 13:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sangat disayangkan, masih ada kelompok pendukung pasangan Basuki Purnama-Djarot Saiful (Ahok-Djarot) yang belum mampu menerima kekalahan di Pilkada DKI Jakarta.

"Mereka bertindak aneh dan membuat propaganda yang menyesatkan," kata Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo), Bastian P. Simanjuntak, dalam keterangan persnya.

Ia menyampaikan baru-baru ini beredar video salah seorang pendukung Ahok yang menginginkan Tuhan mengangkat Basuki Purnama alias Ahok sebagai Ketua KPK. Ada pula yang membuat propaganda agar Ahok diangkat sebagai Mendagri. Ada pula yang mengatakan tidak terpilihnya Ahok sebagai Gubernur karena Tuhan ingin Ahok menjadi cawapres bagi Jokowi.


"Itu merupakan kultus individu, fanatisme, serta pemujaan kepada manusia yang sangat berbahaya bagi mental bangsa Indonesia. Kita berharap para pendukung Ahok dapat menghentikan sikap-sikap yang cenderung kurang waras, kultus, serta keganjilan, karena dapat merusak diri sendiri dan lingkungan serta secara kolektif rakyat Indonesia," jelas Bastian

Geprindo mengimbau tim media sosial Ahok untuk segera menghentikan propaganda-propaganda yang menyesatkan. Sangat disayangkan bila para pendukung Ahok yang tidak tahu apa-apa malah menjadi korban propaganda tim media sosialnya sendiri.

"Mari bersama membangun Jakarta, kekalahan dalam kompetisi adalah hal yang lumrah. Bersatu kita kuat, terkotak-kotak kita lemah, dan itulah yang dipraktikkan para pendiri bangsa. Geprindo mengajak seluruh komponen termasuk tim dan pendukung Ahok untuk kembali ke rutinitas," ucap Bastian. lald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya