Berita

Oesman Sapta/net

Politik

Oso Ancam Kader Yang Tidak Loyal

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 09:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (Oso), menyampaikan kebijakan tegas di hadapan kader Partai Hanura se Sumatera Selatan (Sumsel), kemarin malam.

"Tugas DPP adalah melayani DPD dan DPC. Makanya saya hadir di sini," ucap Oso dalam Silaturahmi dan Pengarahan di Ball Room Hotel Novotel, Palembang.

Oso meminta DPD turun ke DPC menyatukan perspektif dan berjuang, mengingat tahun 2017 sudah ditetapkan sebagai tahun kebangkitan Hanura, tahun 2018 tahun Pilkada Hanura, 2019 tahun kemenangan Hanura.


"Target menang di dapil kabupaten kota, provinsi dan Indonesia," tegasnya, dikutip RMOL Sumsel.

Untuk mencapai itu, lanjut Oso. ada lima langkah yang perlu ditegakkan.

"Strategi, struktur, skill, sistem dan speed harus dikejar agar tercapai tujuan," jelasnya.

Persoalan indisipliner dan kesadaran yang kurang dari kader, terutama yang telah menduduki jabatan di DPRD, untuk membesarkan nama partai juga disinggung Oso.

"Ingat, saudara duduk di kursi wakil rakyat karena partai, kembalilah ke partai, mari bersama kita bangun dan besarkan partai ini," imbuhnya.

Oso juga mengingatkan bahwasetiap kader yang tidak loyal akan menerima konsekuensinya. Terutama bagi kader yang telah menjadi wakil rakyat.

"Kalau tidak mau ikut aturan ini, saya PAW-kan (pergantian antar waktu)," tegasnya.

Oso mengaku menerima banyak laporan yang menyebut sejumlah anggota Dewan asal Hanura di kabupaten/kota Sumsel sudah melupakan partai.

"Ingat kalian bisa jadi anggota DPRD bukan karena sendiri tetapi dibantu partai. Mari kembali ke hati nurani kita, ke rumah dan ke partai, laporkan setiap kegiatan ke partai. Jangan jadi Dewan pakai partai, tapi lupa setelah jadi (anggota Dewan)," tegasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya