Berita

Ilustrasi/net

Politik

Terungkap Identitas Asli "Buzzer" Penyebar Isu Jakarta Bersyariah

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 08:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno membuka identitas sebenarnya pemilik akun twitter @CangHaris yang mengaku pendukung Anies-Sandi dan gencar mengkampanyekan isu Jakarta Bersyariah serta hoax lainnya.  

"Orangnya bernama Natan Mikhael dengan alamat akun instagram @nathanmikhael, yang kami identifikasi tinggal di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan," ungkap Jurubicara Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Anggawira, dalam siaran persnya.

Dari sekian foto dalam akun tersebut, terdapat satu postingan yang cukup menyita perhatian yakni foto segelas minuman dengan caption "selamat datang Jakarta bersyariah. Mari mabuk agar supaya".


Koordinator Sahabat Anies-Sandi ini yakin pemilik akun tersebut merupakan "buzzer" yang bekerja mem-framing dan menggiring opini, Dari hasil klarifikasi ke seluruh tim pemenangan dan relawan Anies-Sandi, tidak satupun bukti yang menunjukkan bahwa @CangHaris bagian dari relawan atau tim Anies-Sandi.

“Benar saja dugaan kami bahwa @CangHaris ini adalah buzzer, kami berterimakasih kepada masyarakat yang ikut mengawasi dan memberikan laporan. Kami meminta agar cyber crime Polri dapat mengusut tuntas", kata Anggawira.

Anggawira pun mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak lagi membawa isu agama ke dalam ranah politik karena hal itu sangat sensitif dan berpotensi memecah belah kerukunan antar warga.

Sebelumnya, Ketua Perkumpulan Indo Digital Volunteer, Anthony Leong, melaporkan sejumlah akun media sosial yang dianggap memecah belah masyarakat jelang pencoblosan putaran dua Pilgub DKI.

Anthony melaporkan akun-akun itu ke Cyber Crime Polda Metro Jaya. Salah satunya, akun @CangHaris yang terus menyebar isu Jakarta Bersyariah. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya