Nusron Wahid-Ahok-Setya Novanto/net
Nusron Wahid-Ahok-Setya Novanto/net
"Karena penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta berakhir damai, aman, dan kondusif. Kekhawatiran akan kerusuhan dan intimidasi terang-terangan tidak terjadi. Pasangan Ahok-Djarot dan pasangan Anies-Sandi serta pendukungnya, menunjukkan kedewasaan politik," jelas Wakil Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Girindra Sandino, kepada wartawan.
Mengenai kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, KIPP Indonesia menyimpulkan beberapa faktor penyebab. Pertama, mesin partai politik pendukung Ahok-Djarot kurang memiliki militansi dan tidak berjalan jika dibandingkan kubu lawannya yang berhasil merebut hati pemilih warga DKI Jakarta.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06
UPDATE
Senin, 26 Januari 2026 | 07:57
Senin, 26 Januari 2026 | 07:38
Senin, 26 Januari 2026 | 07:21
Senin, 26 Januari 2026 | 07:06
Senin, 26 Januari 2026 | 06:50
Senin, 26 Januari 2026 | 06:18
Senin, 26 Januari 2026 | 06:02
Senin, 26 Januari 2026 | 05:40
Senin, 26 Januari 2026 | 05:10
Senin, 26 Januari 2026 | 05:05