Berita

Foto/Net

Politik

Prabowo Beri LSI Piagam Tanda Terima Kasih Atas Kemenangan Anies-Sandi

KAMIS, 20 APRIL 2017 | 12:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pertarungan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 tidak hanya antar kandidat pasangan calon. Tapi juga melibatkan pertarungan antar lembaga survei dan konsultan politik.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merupakan salah satu ‎lembaga survei‎ yang turut ada dalam pertarungan itu. LSI bahkan menjadi aktor vital dalam kemenangan Anies-Sandi di putaran kedua.

Hal itu ditandai dengan ucapan terima kasih yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang disampaikan melalui piagam kertas lengkap dengan tanda tangannya.


Menanggapi hal itu, pendiri LSI mengaku bahwa pihaknya hanya bagian dari peran pembantu dalam kemenangan Anies-Sandi. Kata dia, peran utama kemenangan tetap ada pada Anies-Sandi, Prabowo, Team Gerindra, dan Team PKS sendiri.

"Namun di putaran kedua memang saya ikut mengembalikan isu kebangsaan dalam kampanye Anies dan Prabowo. Saya membaca data survei bahwa Anies Sandi kalah telak di kalangan pemilih kelas menengah atas," ujar Denny dalam keterangannya, Kamis (20/4).

Dijelaskan Denny bahwa segmen pemilih ini tidak suka ada politisasi agama. Mereka menginginkan keberagaman dilindungi, stabilitas politik dan rasa aman. Umumnya, segmentasi ini berpendidikan mahasiswa ke atas, berpenghasilan 3,5 juta ke atas perbulan.

"Pemilih inilah yang harus juga dilayani. Tenun kebangsaan harus ditampilkan. Terlebih, slogan Anies itu kurang dieksplor bahkan tenggelam di putaran pertama oleh isu agama," ujarnya.

Denny menjelaskan bahwa selama putaran pertama, isu kebhinnekaan sudah kuat melekat ke Ahok. Sehingga, Anies perlu membuat kontras dengan menambahkan kekurangan Ahok, yaitu isu keadilan sosial akibat ketimpangan ekonomi di Jakarta yang termasuk buruk di Indonesia.

"Ditambah pula kondisi Jakarta yang terbelah karena daya terima banyak pemilih muslim kepada Ahok sangat minor akibat kasus Al Maidah. Kontrasnya, isu persatuan yang dibawa Anies harus juga dikapitalisasi. Anies lebih diterima segmen ini," pungkasnya. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya