Berita

Sohibul Iman/net

Politik

Presiden PKS: Kegembiraan Kita Jangan Melampaui Batas

RABU, 19 APRIL 2017 | 20:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman, mengakui pertarungan kubunya melawan pihak Basuki Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) di Pilkada DKI Jakarta bukanlah pertarungan yang mudah.

Hal ini dikatakan Sohibul Iman setelah menerima data kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di semua hasil hitung cepat lembaga survei. Pertama-tama dia menegaskan kemenangan ini tidak terlepas dari pertolongan Tuhan.

"Ketika 23 Desember, setelah meluncurkan pasangan Anies-Sandi, jujur saya memiliki beban pikiran bagaimana petahana yang posisinya sangat kuat saat itu bisa kita susul. Kalau dihitung, butuh pengorbanan yang sangat luar biasa. Dalam perjalanannya, Tuhan memberikan pertolongan," jelas Sohibul dalam konferensi pers di Kantor DPP Gerindra, Kertanegara, Jakarta Selatan (19/4).
 

 
Sohibul Iman kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bersyukur atas pertolongan yang diberikan oleh Allah SWT. Serta menyambut kegembiraan atas kemenangan ini tidak dengan berlebihan.
 
"Insya Allah kemengaan ini akan kita raih, dan saat ini kita bergembira atasnya. Tapi, jangan sampai kegembiraan kita ini melampaui batas, apalagi sampai mengundang provokasi. Insya Allah kita bahagia dengan kerendahan hati kita," tuturnya.
 
Sohibul Iman juga mengajak masyarakat agar tetap merawat kesatuan di Jakarta. Caranya, dengan tetap merangkul mereka yang berbeda pandangan. Menurutnya, Jakarta tida bisa dibangun oleh segelintir orang saja.

"Mari kita rangkul teman-teman kita yang tidak memilih Anies Sandi untuk bersama-sama membangun Jakarta, yang maju kotanya bahagia warganya," tambah Sohibul. [ald] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya