Berita

Ilustrasi/net

Politik

Jaringan '98: Ambil Sembakonya, Tapi Tetap Pilih Anies-Sandi

SENIN, 17 APRIL 2017 | 21:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kelompok aktivis Jaringan '98 menyatakan gembira mendengar informasi soal politik uang berupa pembagian bahan pokok alias sembako menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran dua.

Jejaring mantan aktivis mahasiswa gerakan reformasi 1998 ini menilai rakyat Jakarta telah cerdas secara politik karena telah terlatih sejak era Orde Baru, hingga tak akan bergeser dari pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Terlihat jelas kepanikan sekelompok elite penguasa jelang 19 April hingga tak malu menyuruh bagi-bagi sembako guna membeli suara rakyat," ujar Jurubicara Jaringan '98, Ricky Tamba kepada media massa, Senin (17/4).


Dia menyerukan kepada rakyat Jakarta untuk berbondong-bondong mengambil sembako yang dibagikan siapapun, karena sebenarnya merupakan hak rakyat yang seharusnya menjadi program pembangunan. Hak itu dikorupsi elite dan politisi busuk melalui APBN, APBD hingga dana sosial Corporate Social Responsibilities (CSR).

"Tujuannya, agar memberikan rasa kapok dan efek jera bagi pelaku politik uang tapi tak juga dipilih saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 19 April," jelasnya.

Dalam monitoring dan survei tertutup yang dilakukan Jaringan '98 selama beberapa hari terakhir, lanjut Ricky, hanya sedikit pemilih yang masih ragu belum mempunyai pilihan dan tidak akan berpengaruh banyak terhadap hasil Pilgub Jakarta.

Diprediksi, Anies-Sandi akan menang melebihi ambang batas selisih suara di UU untuk dapat digugat dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi.

Tindakan ambil sembako tapi tetap memilih Anies-Sandi, ujar Ricky, akan terbukti Rabu lusa, sebagai bentuk hukuman rakyat  terhadap faksi elite yang abai saat berkuasa dengan menggusur dan menghina rakyat serta lebih berpihak pada neoliberalisme.

"Ambil sembakonya, tapi tetap coblos Anies-Sandi," seru Ricky Tamba. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya