Berita

Satgas Cakrabuana/Net

Politik

PDIP Kerahkan Satgas Cakrabuana Di Daerah Perbatasan

MINGGU, 16 APRIL 2017 | 18:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDIP tidak tinggal diam melihat situasi di hari tenang Pilkada DKI Jakarta putaran dua.

Untuk menjaga pilkada berjalan aman dan damai tanpa kecurangan dengan politik uang dan pemilih eksodus dari luar Jakarta, PDIP menurunkan Satgas Cakrabuana di wilayah perbatasan, khususnya di Jakarta Timur.

Ketua Fraksi DPRD Jabar Waras Wasisto dari dapil Kota Bekasi-Depok menerjunkan para Satgas Cakrabuana PDIP Kota Bekasi dan relawan di perbatasan Jakarta Timur. Mereka ditugaskan untuk memantauan dan menjaga agar tidak ada pemilih eksodus dari luar Jakarta.


"Sekaligus menjaga agar pilkada berlangsung aman dan damai," tegas Waras yang juga Bendahara DPD PDIP Jawa Barat.

Ditambahkan Waras, Satgas Cakrabuana mulai bekerja hari ini dan saat ini sudah 220 anggota Satgas yang tergabung.

"Dan kemungkinan terus bertambah. Karena target kami untuk wilayah Jaktim perbatasan tidak ada politik uang dan pemilih eksodus dari luar Jakarta serta pilkada berjalan aman dan damai," ujarnya saat ditemui usai acara Rakor PDIP Jabar di Menara 165 kemarin.

Hal sama dikatakan Nico Godjang, Ketua Badan Pemenangan Pemilu ( Bapilu) DPC PDIP Kota Bekasi. Menurutnya, Satgas yang ditugaskan merupakan bagian dari instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.

"Jangan sampai semua terlena melakukan kampanye, tapi lupa menjaga berbagai kecurangan. Jadi kami sudah membagi tugas. Ada yang blusukan berkampanye dan ada yang memantau dan menjaga agar tidak ada kecurangan," ujarnya.

"Jika ada yang mencurigakan dan berpotensi melakukan kecurangan. Kami instruksikan rekam dan tangkap. Makanya semua Satgas dilengkapi peralatan perekam gambar," tegas Nico. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya