Berita

Ahok/Net

Hukum

Pelapor Kasus Wifi Kafir Bakal Kooperatif Dengan Bareskrim

SABTU, 15 APRIL 2017 | 18:24 WIB | LAPORAN:

Ketua Pengusaha Muda Indonesia (PMI) Sam Aliano mengaku siap bersikap kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan Bareskrim Polri pada Senin mendatang (17/4).

Sam juga telah menyiapkan sejumlah dokumen terkait laporannya tentang jaringan wifi yang menggunakan password 'kafir', sebagaimana dilontarkan calon gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Benar, senin jam satu. Saya akan datang ke Bareskrim bersama pengurus majelis taklim untuk memberikan keterangan sebagai saksi, serta membawa tambahan bukti atas penghinaan terhadap agama yang kedua kalinya dilakukan oleh Ahok," jelas Sam kepada wartawan, Sabtu (15/4).


Dia mengapresiasi kinerja Bareskrim yang telah merespon laporannya. Termasuk juga proses hukum yang mulai berjalan sebagai tanda ditindaklanjutinya laporan tersebut. Menurut Sam, apa yang dikatakan Ahok dalam kasus itu telah membuat resah masyarakat. Apalagi, pernyataan yang disampaikan Ahok tidak jauh berbeda dengan kasus penodaan agama di Kepulauan Seribu yang telah mendudukkannya sebagai terdakwa. Artinya, hal tersebut menjadi ancaman terhadap kesatuan umat dan NKRI.

"Kami sebagai warga masyarakat merasa tersinggung dan resah atas ucapan Ahok. Dia telah menghina agama Islam kedua kalinya dengan kata-kata yang tidak etis," ujar Sam.

Untuk itu, Sam berharap, pihak kepolisian serius menangani laporannya. Termasuk segera memanggil Ahok selaku terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami harap pihak kepolisian segera memanggil saudara Ahok untuk diadili," pungkasnya.

Sebelumnya, Ahok mengusulkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang telah dibangun dilengkapi jaringan internet dengan sistem nirkabel wifi yang diberi nama Al Maidah 51, juga diusulkan untuk penggunaan kata kunci atau password 'kafir'.

Alasannya, lokasi RPTRA berdekatan dengan masjid. Selain itu, penggunaan password tersebut diharapkan dapat mendorong anak-anak rajin membaca Al Quran. Usulan itu disampaikan Ahok saat memimpin rapat bersama pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI di Balai Kota pada 4 April lalu. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya