Berita

Paus Fransiskus/net

Dunia

JUMAT AGUNG

Paus Doakan Imigran, Korban Rasisme Dan Umat Yang Teraniaya

SABTU, 15 APRIL 2017 | 06:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, mendoakan para imigran yang menderita, korban rasisme dan orang-orang Kristen yang teraniaya dalam doa Jumat Agung di Colosseum, Roma (Jumat malam, 14/4).

Sehari sebelumnya, Paus Fransiskus menjalankan ritual mencuci dan mencium kaki meneladani Yesus Kristus. Tahun ini ia memiliki kaki para narapidana di sebuah penjara di Roma, untuk dibasush dan dicium. Ini adalah bagian dari ritual Kamis Putih sehari sebelum Jumat Agung.

Di Colosseum, sekitar 20 ribu orang yang menyalakan lilin berkumpul untuk mendengarkan doa yang diucapkannya. Dalam tutur doanya, Paus mengatakan umat patut merasa malu ketika menghadap Tuhan.


"Kami malu untuk semua kehancuran yang telah menjadi hal biasa dalam hidup kami," kata Paus Fransiskus, dilaporkan AFP.

Paus juga berbicara tentang skandal pelecehan anak yang telah mengguncang Gereja Katolik Roma dalam beberapa tahun terakhir. Dia  mengungkapkan sangat malu akibat semua kejadian ketika uskup, imam dan pemimpin agama terlibat skandal dan menyakiti Gereja..

"Kami malu untuk darah orang tak berdosa yang tumpah, untuk perempuan, anak-anak, migran, dan orang yang dianiaya karena warna kulit mereka atau kelompok sosial atau etnis mereka, atau karena iman mereka di dalam-MU," lanjut Paus dalam doa.

Pengamanan acara terlihat sangat ketat dengan pemblokiran jalan dan detektor logam di berbagai tempat jamaah berkumpul. Sekitar 3000 petugas dikerahkan untuk melindungi Colosseum.

Pengamanan super ketat itu berkaitan dengan situasi keamanan global yang makin mencekam. Aksi terorisme terakhir terjadi di Mesir, ketika bom menghantam dua gereja Koptik dan menewaskan sedikitnya 45 orang. Kelompok ISIS mengklaim berada di balik serangan barbar tersebut.

Jumat Agung adalah hari kedua dari empat hari penting Pekan Suci kalender Kristiani, yang dimulai dengan Kamis Putih dan berpuncak pada Minggu Paskah yang memperingati kebangkitan Kristus.

Pada hari Sabtu ini, Paus akan ambil bagian dalam ritual berjaga-jaga di malam Paskah, di Basilika St Petrus, sebelum memimpin misa Paskah pada hari Minggu dan mengucapkan "Urbi et Orbi" atau berkat bagi Roma dan dunia. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya