Berita

Politik

Di Luar Batas Kewajaran, Kalau Benar Djarot Diusir Usai Shalat Jumat

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 18:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pengusiran kepada calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat usai melakukan shalat Jumat di Masjid Al-Atiq, kawasan Tebet Jakarta Selatan, benar-benar perbuatan yang sangat bertentangan dengan akhlak yang diajarkan di dalam Islam.

"Perilaku ini sama saja dengan menghina ajaran Islam yang mulia dan penuh cinta," kata Sekretaris Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Nasyirul Falah Amru, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 14/4).

Falah mengingatkan bahwa Djarot merupakan seorang muslim yang sedang menjalankan ajaran agama Islam. Bahkan, Djarot, yang lahir dari seorang muslimat Nahdlatul Ulama (NU), tentu akan mengamalkan amaliyah NU usai melaksanakan ibadah Jumat.


"Ini sudah di luar batas kewajaran dan kepantasan akhlak Islam. Bagaimana tidak, Pak Djarot yang seorang Nahldiyin mau dzikir dan wirid usai shalat Jumat malah diusir. Ini bentuk politisasi tempat ibadah yang sangat kotor," tegas Falah, yang juga Wakil Bendahara Umum PB NU.

Falah menekankan bahwa perilaku semacam ini harus segera dihentikan. Bila tidak, maka wajah Islam yang rahmatan lil alamin akan tercoreng dengan perilaku model ini. Di saat yang sama, perilaku ini juga mencerminkan radikalisme yang bisa mengancam keutuhan dalam kehidupan keagamaan di Indonesia, juga mengancam keutuhan NKRI.

"Tindakan pengusiran ini sangat kasar dan benar-benar mencoreng nama baik ajaran Islam," demikian Falah. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya