Berita

Net

Hukum

Digarap 8 Jam, Adik Andi Narogong Membisu

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 22:35 WIB | LAPORAN:

Adik tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong bernama Vidi Gunawan membisu setelah diperiksa selama delapan jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus korupsi proyek pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP) yang melibatkan sang kakak.

Vidi yang diperiksa sebagai saksi untuk Andi Narogong tidak menggubris sejumlah pertanyaan awak media. Termasuk soal pertemuan di Ruko Fatmawati dan aliran dana yang diberikan kakaknya kepada sejumlah pihak. Menurutnya, pertanyaan itu sudah dijawab dalam pemeriksaan.

"Tanyakan saja ke penyidik KPK," kilah Vidi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta (Kamis, 13/4).


Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan terhadap Vidi untuk menelusuri sejumlah aliran uang yang diduga hasil korupsi e-KTP. Tak hanya itu, penyidik juga mendalami pertemuan-pertemuan yang dilakukan di Ruko Fatmawati. Sebab, dari pertemuan itu jugalah spesifikasi dan anggaran proyek e-KTP dirancang oleh pihak-pihak yang ikut dalam konsorsium.

Pada surat dakwaan mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, nama Vidi masuk dalam tim Fatmawati yang dibentuk Andi Narogong untuk menyiasati proses lelang proyek. Atas utak-atik tim Fatmawati, akhirnya Konsorsium PNRI memenangkan tender proyek e-KTP.

"Saksi Vidi kita periksa untuk mengklarifikasi indikasi aliran dana. Tentu kita juga klarifikasi pertemuan-pertemuan di Ruko Fatmawati," ujar Febri. [wah] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya