Berita

Politik

KH Rifai: Pilih Pemimpin Jakarta Berdasarkan Konstitusi

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 09:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan momentum politik biasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai UUD 1945 dan NKRI.

Demikian disampaikan KH. Muhammad Rifai saat menyampaikan ceramah dalam acara Ngaji Kebangsaan di hadapan ratusan ibu-ibu Majelis Taklim al-Ikhlas di Jalan Cempaka Sari, Harapan Mulia, Jakarta Pusat (Rabu, 12/4).

Acara Ngaji Kebangsaan ini dilaksanakan PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), yang merupakan sayap PDI Perjuangan, dalam rangka menegakkan Islam nusantara yang berkemajuan untuk Indonesia Raya. Acara digelar di Jakarta Pusat di bawah Koordinasi H Muhammad Nova Andika.


Menurut KH Rifai, yang merupakan dosen di Ma'had Ali Asshidiqiyah Kebun Jeruk ini, memilih pemimpin DKI Jakarta bukan masuk dalam ketegori wajib atau tidak. Pilkada juga bukan bagian dari rukun Iman yang enam maupun rukun Islam yang lima.

"Jadi ibu-ibu pada Pilkada DKI Jakarta dalam memilih itu berdasarkan UU dan ketentuan pemilu, bukan berdasarkan hukum-hukum agama, sehingga memilihnya pun tidak berdasarkan Agama," tegas Alumni Pesantren Darut Tauhid Jawa Tengah ini.

Nampak ibu-ibu pengajian mendengarkan ceramah dengan penuh antusias. Sebelum ceramah, acara dimulai dengan pembacaan yasin dan tahlil. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya