Berita

Politik

Hasto: Kepemimpinan Jakarta Harus Mampu Melayani Masyarakat

SELASA, 11 APRIL 2017 | 20:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Pilkada serentak telah mengubah wajah kepemimpinan dari yang sebelumnya elitis menjadi pemimpin dari bawah menjadi pelayan bagi rakyat.

Demikian disampaikan Hasto Kristiyanto saat blusukan ke Cilincing. Hasto pun menjelaskan bahwa Ahok Djarot telah membuat program nyata yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Diantaranya KJP, KJS dan ada lagi Kartu Lansia. KJP pun disempurnakan dengan KJP Santri bagi orang tua yang anaknya sekolah di pondok pesantren.


"Intinya adalah kepemimpinan di Jakarta harus mampu melayani masyarakat. Itu yang harus dilakukan," kata Hasto di Cilincing, Jakarta Utara (Selasa, 11/4).

Dalam kesempatan ini, ratusan warga di Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara menyatakan siap mendukung dan memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama -Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI 19 April 2017.

Ketua RW O6 Cilincing I. Nyoman Santradiputra mengatakan bahwa di kelurahan Cilincing ada lembaga musyawarah kelurahan yang sangat menyambut baik kedatangan Hasto. Ini adalah bentuk nyata aspirasi kepada masyarakat yang harus terus dilakukan.

"Apalagi di sini dilakukan pengecekan terhadap progam kerakyatan seperti KJP dan KJS. Bagi rakyat yang telah merasakan manfaat program ini tentunya harus memilih nomor urut dua pada Pilkada DKI nanti," ujar Nyoman.

Ada pun ustadz Munib yang ikut dalam rombongan blusukan menegaskan, rakyat Jakarta khususnya warga Cilincing memang perlu berpikir jernih, sebab jika ingin program KJP, KJS, dan kartu Lansia jalan terus dan manfaatnya bisa terus dirasakan, maka pilihlah nomor urut dua Ahok-Djarot pada pilkada DKI. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya