Berita

Politik

Sekjen PDIP Blusukan Cek Program KJP Dan KJS

SELASA, 11 APRIL 2017 | 19:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto blusukan untuk menyerap aspirasi dan mengecek program KJP, KJS dan Tata Ruang Kota Jakarta di Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara (Selasa, 11/4).

Hasto dan rombongan langsung diarak dengan iringan rebana dan sholawat. Ibu-ibu dan anak-anak dengan penuh semangat mengiringi langkah Hasto. Mereka berebut bersalaman.  Langkah Hasto sempat terhenti di sebuah warung Brebes dan menyalami penjual nasi sekaligus membeli makanan di warung itu.

Hasto melanjutkan langkah blusukan menuju ke sebuah tenda yang dipasang di RT 9 RW 06 dan berdialog dengan warga. Seorang warga bernama Ibu Pinyu mengeluh rumahnya rontok dan kalau hujan bocor. Barang-barangnya sudah digadai sehingga tak ada uang untuk membenahi rumah.


Mendapat curhatan tersebut, Hasto menegaskan bahwa Ahok-Djarot sudah punya pasukan merah yang bertugas membantu pembenahan rumah rakyat.

"Bersama ketua RT, ayo diusulkan rumah mana yang prioritas diperbaiki sekarang. Kita sudah ada pasukan merah yang secara gotong royong membenahi rumah rakyat," ujar Hasto.

Ia juga menegaskan bahwa ada yang tak senang rakyat hidup enak lalu menyebut bahwa Ahok-Djarot melakukan penggusuran. Padahal itu tidak benar karena pada kenyataannya justru Ahok-Djarot sedih melihat rumah rakyat yang kumuh, miskin dan tak layak huni.

"Maka Pak Ahok memindahkan mereka lalu ditempatkan di lokasi lebih baik. Di sana ada ruang bermain anak, rumah lebih nyaman serta masyarakat mendapat Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Sehat, serta Kartu Lansia," jelas Hasto.

"Bahkan dulu Pak Djarot adalah jagonya membangun rumah layak buat rakyat. Waktu jadi walu kota Blitar, Pak Djarot membangun hampir 2500 rumah menjadi bagus dan layak huni," terang Hasto.

Blusukan Hasto hari ini ditemani artis Puy Brahmantya, KH Munib, serta disambut oleh KH Muzakkir yang merupakan tokoh agama dari Cilincing. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya