Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Polisi Tembak Lengan Jambret Penyandera Ibu dan Anak

SENIN, 10 APRIL 2017 | 09:56 WIB | LAPORAN:

Polisi terpaksa melumpuhkan bandit jalanan atas nama Hermawan (28) dengan tumah panas, Minggu (9/4) malam.

Pasalnya, Hermawan nekat menyandera seorang ibu Isnawati dan bayinya Dafa Ibnu di angkutan kota (angkot) Koperasi Wahana Kalpika T25, yang mereka tumpangi. Tepatnya, di Trafiic Light Buaran, Jakarta Timur, Jalan I Gusti Ngurah Rai.

"Pelaku ditembak tangannya oleh anggota," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Senin (10/4).


Argo menjelaskan, peristiwa pencurian dengan pemberatan disertai penyanderaan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu, korban dan pelaku serta saksi Risma Oktaviani duduk di bangku belakang angkot KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulogadung tersebut. Sedangkan di bangku depan, ada saksi Herawati dan sopir angkot.

Saat angkot berada di Pertigaan Lampu merah Buaran Plaza pelaku nekat mengalungkan sebilah golok kepada korban beserta anaknya.

"Ketika angkot melaju, pelaku mengeluarkan senjata tajam (golok) dan langsung menodongkannya ke korban. Selanjutnya, meminta handphone, kalung dan gelang korban," terang Argo.

Namun, sata angkot melintasi Traffic Light Buaran, korban Isnawati berteriak minta tolong. Anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto yang melintas langsung menghampiri angkot itu bersama warga.

Ketika Sunaryanto mendekati angkot, pelaku sedang menyandera korban dengan menodongkan pisau ke leher. "Saksi kemudian berusaha untuk melakukan negosiasi agar pelaku mengurungkan niatnya," urai Argo.

Namun, pelaku malah berteriak agar Sunaryanto diam. Lalu, meminta angkot jalan. "Bubar semua. Kalau mau mati, mati semua. Kalau gak mau ayo cepet majuin (mobil jalan). Pak tolong pak majuin. Cepat woi. Mau mati apa," begitu kata pelaku dalam rekaman video warga.

Melihat situasi sangat rawan, Sunaryanto serta warga terus melakukan negosiasi. Sementara, korban terlihat sangat syok dan hanya bisa diam saja.

"Anggota terus melakukan negosiasi sekitar setengah jam, menunggu pelaku lengah, lalu menembak pelaku di bagian lengan kanan. Kemudian, langsung membekuk pelaku dibantu masyarakat sekitar," terangnya.

Pasca-kejadian, pelaku yang berasal dari Purbowangi, Kebumen, Jawa Tengah, itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri Sukamto Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mendapatkan perawatan luka tembaknya.

"Selanjutnya, pelaku diamankan ke Polsek Duren Sawit untuk proses hukum lebih lanjut," demikian Argo.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya